Panduan Sholat Jenazah Lengkap Arab Latin dan Artinya

  • Bagikan
Panduan Sholat Jenazah Lengkap Arab Latin dan Artinya
Panduan Sholat Jenazah Lengkap Arab Latin dan Artinya

Sholat jenazah adalah ibadah yang dilakukan ketika ada seorang Muslim yang meninggal dunia. Sholat ini hukumnya fardhu kifayah artinya wajib dikerjakan. Namun jika sudah ada yang mengerjakannya, maka kewajiban umat Muslim lainnya menjadi gugur.

Syarat Sah Sholat Jenazah

Tata cara sholat jenazah perempuan dan laki-laki sama saja, yang membedakan hanya niat dan bacaan doanya. Sholat jenazah dilakukan dengan empat kali takbir dan diakhiri dengan salam. Mengutip buku Panduan Praktis Shalat Jenazah dan Perawatan Jenazah oleh Ahmad Fathoni, ada syarat sah yang harus dipenuhi untuk menunaikan sholat jenazah, yaitu:

  • Jenazah telah disucikan dari najis baik tubuh, kafan, maupun tempatnya.
  • Orang yang menyalati telah memenuhi syarat sah shalat.
  • Posisi musholli harus berada di belakang jenazah.
  • Jarak antara jenazah dan mushalli tidak lebihi 300 dziro’ atau sekitar 150 m. Ini berlaku jika shalat dilakukan di luar masjid.
  • Tidak ada penghalang antara keduanya. Misalnya seandainya jenazah berada dalam keranda, maka keranda tersebut tidak boleh dipaku.
  • Bila jenazah hadir, maka orang yang menyalati juga harus hadir di tempat tersebut.

Tata Cara Sholat Jenazah

Pelaksanaan Sholat Jenazah memang sangat berbeda dengan pelaksanaan sholat pada umumnya, yang mana sholat jenazah tidak disertai ruku’, i’tidal, sujud, dan lain sebagainya. Sholat jenazah baik mulai Takbirotul Ikhrom sampai salam dilaksanakan dalam posisi berdiri.

Berikut Tatacara Runtutan Sholat Jenazah

Niat Sholat Jenazah

Niat Sholat Jenazah Laki-Laki

اُصَلِّى عَلَى هَذَاالْمَيِّتِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ كِفَايَةِ اِمَامًا| مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Usholli ‘ala hadzal mayyiti arba’a takbirotin fardho kifayatin imaman/ma’muman lillahi ta’ala.

“Saya niat salat atas jenazah ini empat kali takbir fardu kifayah, sebagai imam/makmum hanya karena Allah Ta’ala.”

Niat untuk Jenazah Perempuan

اُصَلِّى عَلَى هَذِهِ الْمَيِّتَةِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ كِفَايَةِ اِمَامًا| مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Usholli ‘ala hadzahihil mayyitati arba’a takbirotin fardho kifayatin imaman/ma’muman lillahi ta’ala

“Saya niat salat atas jenazah perempuan ini empat kali takbir fardu kifayah, sebagai imam/makmum hanya karena Allah Ta’ala.”

Takbir Pertama Membaca Surat Al-Fatikhah

Takbir Kedua Membaca Sholawat Nabi

اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَرَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ فِى الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.

Artinya : Ya Allah, berilah shalawat atas Nabi Muhammad. Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad. Ya Allah, limpahilah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau beri rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya, dan limpahkanlah berkah atas Nabi Muhammad beserta keluarganya, sebagaimana Engkau telah beri berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya, Bahwasanya Engkau Tuhan yang sangat terpuji lagi sangat mulia di seluruh alam.

Takbir Ketiga Membaca Do’a

Do’a setelah Takbir ke-3 bagi jenazah dewasa

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لَهٗ (لَهَا) وَارْحَمْهُ (هَا) وَعَافِهٖ (هَا) وَاعْفُ عَنْهُ (هَا)

وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ (هَا) وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ (هَا) وَاغْسِلْهُ (هَا) بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهِ (هَا) مِنْ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنْ الدَّنَسِوَأَبْدِلْهُ (هَا) دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ (هَا) وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ (هَا) وَأَدْخِلْهُ (هَا) الْجَنَّةَ وَنَجِّهِ (هَا) مِنْ النَّارِ

Ya Allah, ampunilah dia (laki-laki) berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia (dari beberapa hal yang tidak disukai), maafkanlah dia.

dan tempatkanlah di tempat yang mulia (surga), luaskan kuburannya, mandikan dia dengan air salju dan air es. Bersihkan dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran, berilah rumah yang lebih baik dari rumahnya di dunia, berilah keluarga (atau istri di surga) yang lebih baik daripada istrinya di dunia, dan masukkan dia ke surga, jagalah dia dari siksa kubur dan neraka.

Dhamir “hu” yang terdapat dalam doa jenazah di atas, diubahnya menjadi dhamir “ha” jika mayit yang hendak disalati adalah perempuan.

Do’a setelah takbir ke-3 bagi jenazah bayi atau anak kecil

اَللّٰهُمَّ اجْعَلْهُ (هَا) فَرَطًا لِأَبَوَيْهِ (هَا) وَسَلَفًا وَذُخْرًا وَعِظَةً وَاعْتِبَارًا وَشَفِيْعًا وَثَقِّلْ بِهٖ (هَا) مَوَازِيْنَهُمَا وَأَفْرِغِ الصَّبْرَ عَلىٰ قُلُوْبِهِمَا وَلَاتَفْتِنْهُمَا بَعْدَهٗ (هَا) وَلَاتَحْرِمْهُمَا أَجْرَهٗ (هَا)

Takbir Keempat Membaca Do’a

اَللّٰهُمَّ لَاتَحْرِمْنَا اَجْرَهٗ (هَا) وَلَاتَفْتِنَّا بَعْدَهٗ (هَا) وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهٗ (هَا)

Allahumma laa tahrimna ajrahu wa laa taftinna ba’dahuu waghfir lanaa wa lahuu.

Artinya: Ya Allah, jangan haramkan kami dari pahalanya dan jangan beri fitnah (cobaan) bagi kami sepeninggalnya. Ampunilah kami dan ampunilah dia.

Salam

Bacaan salamnya berbeda dengan bacaan salam sholat pada umumnya, bacaan salam pada sholat jenazah harus lengkap seperti dibawah ini:

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّٰهِ وَبَرَكَاتُهٗ

Tartib

Yang dimaksud Tertib adalah melakukan Sholat secara berurutan atau beraturan. artinya mendahulukan mana yang harus dahulu dan mengakhirkan mana yang harus diakhirkan.

Do’a Melontar Tanah ke Liang Kubur

يَقُوْلُ فىِ اْلاُوْلىٰ : مِنْهَا خَلَقْنَاكُمْ – اَللّٰهُمَّ افْتَحْ اَبْوَابَ السَّمَاءِ لِرُوْحِهٖ (هَا)يَقُوْلُ فىِ الثَّانِيَّةِ : وَفِيْهَا نُعِيْدُكُمْ – اَللّٰهُمَّ جَافِ اْلأَرْضَ عَنْ جَنْبَيْهِ (هَا)يَقُوْلُ فىِ الثَّالِثَةِ : وَمِنْهَا نُخْرِجُكُمْ تَارَةً أُخْرٰى – اَللّٰهُمَّ لَقِّنْهُ حُجَّتَهٗ (هَا)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *