Bacaan Dua Kalimat Syahadat Lengkap Arab Latin dan Artinya

  • Bagikan
Bacaan Dua Kalimat Syahadat Lengkap Arab Latin dan Artinya
Foto : riauonline.co.id

Pembacaan dua kalimat syahadat merupakan syarat mutlak untuk memeluk agama Islam. Belum syah Islamnya seseorang bila belum mengucapkan kalimat syahadat.
Kalimat Syahadat termasuk rukun Islam pertama. Dari hadits Bukhari dan Muslim menyebutkan bahwa Nabi Muhammad pernah bersabda:

“Agama Islam berdiri atas lima dasar utama, yakni mengucapkan dua kalimat syahadat yang bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, berpuasa di bulan Ramadhan dan mengerjakan haji ke Makkah jika mampu.

Dua Kalimat Syahadat diucapakan jika seseorang akan memeluk Agama Islam (mualaf). Syarat dalam keadaan seperti itu wajib hukumnya. Seseorang harus mengucapkan dua kalimat syahadat secara lisan. Selain itu mengimani dari dalam hati dan mengamalkan dalam perbuatannya.

Untuk membaca dua kalimat syahadat salah satunya dilayani di Kantor Urusan Agama di tingkat Kecamatan. Bisa juga dibimbing oleh ahli agama seperti ustaz dan ulama. Mereka akan menuntun pembacaan ikrar dua kalimat syahadat.

Pengertian Bacaan Syahadat

Bacaan syahadat terdiri dari dua kalimat yang mempunyai makna berbeda. Apabila dikulik dari asal kata serta bahasanya, kalimat syahadat akan merujuk pada bentuk kesaksian. Bacaan syahadat berasal dari Bahasa Arab yakni syahida yang berarti telah bersaksi. Secara harfiah, syahadat memiliki arti memberi kesaksian dan pengakuan.

Berikut lafaz dua kalimat syahadat:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

“Asyhadu an laa ilaaha illallaahu, wa asyhaduanna muhammadar rasuulullah”.

Artinya:

“Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah”.

Lafadz Syahadat Tauhid

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ

Ayshadu An-la ilaha illallah 

Artinya : Saya bersaksi tiada tuhan selain Allah

Lafadz Syahadat Rosul

وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

Wa Ayshadu Anna Muhammada Rasulullah 

Artinya : dan Saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.

Sederhananya, arti dari syahadat adalah kesaksian serta pengakuan bahwa tidak ada Tuhan selain Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW utusan Allah SWT. Namun dalam arti syahadat tersebut, ada makna lainnya yang perlu diketahui oleh umat Islam. Syahadat merupakan kalimat tauhid yang menjadi pondasi atau pilar pertama seseorang menjadi muslim.

Ikrar syahadat juga membuat seorang muslim bersedia menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya sekedar pengucapan, bersyahadat membuat seseorang harus melakukan kesaksian serta pengakuan dengan perbuatan yang nyata. Jika berdasarkan arti bacaan syahadat, maka seorang muslim harus melakukan beberapa hal. Mulai dari beribadah kepada Allah SWT, menjauhi larangannya dan mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW.

Keutamaan Bacaan Syahadat

Bacaan syahadat merupakan pengakuan serta penyaksian dengan sebenarnya. Baik secara lahir maupun batin. Kalimat Syahadat artinya: “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah”. Dua kalimat syahadat ialah:

  1. Syahadat Tauhid: Artinya menyaksikan dan mengakui ke Esaan Allah SWT.
  2. Syahadat Rasul: Artinya menyaksikan dan mengakui ke Rasulan Nabi Muhammad Saw. (S.A.Zainal Abidin,2001:16-17).


Adapun keutamaan bacaan syahadat sebagai berikut:

Jaminan Masuk Surga

Dengan membaca kalimat bacaan syahadat dapat membawa seorang muslim menjadi penghuni surga. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:

“Barang siapa yang akhir perkataannya sebelum meninggal dunia adalah laa ilaaha illallah, maka dia akan masuk surga.” (HR. Abu daud)

Delapan Kunci Pintu Surga

Sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:

“Barang siapa mengucapkan: “Saya bersaksi bahwa tidak ada sesembah yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah SWT semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya, dan bersaksi bahwa Isa adalah hamba Allah dan anak dari hamba-Nya dan kalimat-Nya yang disampaikan kepada Maryam serta Ruh dari-Nya dan bersaksi pula bahwa surga adalah benar adanya dan neraka pun benar adanya”, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga dari delapan pintu surga yang mana saja yang dia kehendaki.” (HR. Muslim)

Hadits itu menunjukkan, seseorang yang senantiasa membaca serta mengucapkan kalimat syahadat. Maka dapat menjadi penghuni surga dengan cara masuk melalui salah satu dari delapan pintu surga yang kalian sukai.

Setelah seseorang membaca dua kalimat syahadat, dia wajib melakukan rukun islam lainnya seperti sholat, puasa, zakat, dan haji jika mampu.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *